A Dermie To Be
<iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=3054107564476057249&blogName=origamyie.blogspot.com&publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&navbarType=BLACK&layoutType=CLASSIC&homepageUrl=http%3A%2F%origamyie.blogspot.com%2F&searchRoot=http%3A%2F%origamyie.blogspot.com%2Fsearch" height="30px" width="100%" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" id="navbar-iframe" frameborder="0"></iframe> <div id="space-for-ie"></div> <body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d1194421799807998293\x26blogName\x3dd3lici0us+i+my+m3+mINe...\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://d3lici0usimym3mine.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://d3lici0usimym3mine.blogspot.com/\x26vt\x3d1002682920528396502', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
>> Song playing:
Ancient Egyptian Easter: Sham El-Nasim
Bop, bop, bop to the top.



hasil lukisan2 kreatif cucu tuan rumah kami
Isnin -25 APRIL
  • merupakan perayaan Sham El-Nasim (smelling breeze) bgi sesetengah KRISTIAN KOPIK.
  • salah satu perayaaan PASKAH(terpenting)
  • namun perayaan ini disambut agak berlainan di mesir.

.Awalnya diucapkan Tshom Ni Sime, dengan tshom bermaksud "taman" dan Sime ni bermaksud "padang rumput."

Seperti kebanyakan pesta Mesir kuno, Sham El-Nasim juga bergabung dengan astronomi dan alam. Ini menandakan awal festival musim semi, yang merupakan waktu mereka percaya siang dan malam adalah sama, (ketika matahari berada di Aries zodiak) maka menandakan awal penciptaan. Mereka memastikan tarikh pastinya setiap tahun oleh penampakan matahari dalam kaitannya dengan piramid besar. Mesir Purba menamakannya Pesta Shmo (kebangkitan kehidupan) dan telah secara rasmi merayakannya sejak 2700BC.

Pada celah fajar Mesir biasanya meninggalkan rumah mereka untuk memiliki piknik dengan keluarga mereka di padang rumput dan kebun untuk menikmati angin. Pada hari cuti kebangsaan Sham El-Nasim tradisional terdiri dari tepung ikan, bawang dan telur.

Ikan sangat dihormati dalam kepercayaan Mesir kuno. Belanak masin ikan (dikenali sebagai fesikh), adalah ditawarkan kepada para dewa di Esna di Mesir Atas apabila nama kuno Esna adalah Lathpolis, yang merupakan nama ikan asli sebelum masin.

telur yg dilukis oleh THOHA(cucu landlord)

Adapun mewarnai telur, itu kebiasaan yang disebutkan dalam Arahan terkenal Firaun tentang Mati dan bini Akhenaton's, "adalah Tuhan satu, ia mencipta kehidupan dari benda mati dan ia mencipta anak ayam dari telur." Oleh kerana itu, telur merupakan simbol kehidupan untuk Mesir kuno

Mesir Purba akan mendidih telur pada malam El-Nasim Syam, menghias dan warna mereka dalam pelbagai pola, kemudian menulis keinginan mereka atas telur, melipat mereka dalam bakul yang diperbuat dari daun palem dan menggantung mereka pada pohon atau atap rumah mereka dengan harapan bahawa para dewa akan menjawab keinginan mereka dengan fajar.

Kebiasaan makan bawang pada hari yang sama kuno. Menurut legenda Mesir, salah seorang putri Firaun itu mempunyai penyakit yang tak tersembuhkan. Doktor itu tidak mengerti sampai Imam Besar mula memberikan sebuah nya beberapa titis jus bawang. Kondisinya membaik dan ayahnya, senang, yang bernama Hari itu hari orang akan menjelajahi kota bawang Menf dan menawarkan untuk mati mereka "hari koalisi bawang.".

Adapun bunga dan tanaman, Mesir kuno menganggap mereka suci dan bunga teratai itu sebenarnya simbol negara di zaman kuno.

Di Mesir kuno, keluarga akan menggabungkan semua: mereka akan berkumpul pada malam Sham El-Nasim untuk mewarnai telur rebus, mempersiapkan fesikh dan bawang, beberapa menggantung bawang pintu langkah-langkah mereka untuk mengusir roh jahat dan menempatkan mereka bawah bantal cucu mereka malam itu untuk memanggil dewa Sukar. Sebelum fajar, orang akan menuju padang rumput, taman-taman dan sungai Nil bank untuk menyaksikan matahari terbit sambil membawa makanan dan bunga. Mereka menghabiskan hari mereka keluar di udara terbuka, dengan sukacita bernyanyi menghilangkan jam.


tenkiu sab sbb jd model

p/s:i just copy paste information dia atas.tenkiu 'mama' sbb bgi kami telur free!
0 comments


WELCOME TO MY BLOG
follow itツ